Lift (elevator) dan eskalator adalah fasilitas vital yang memindahkan ribuan nyawa setiap harinya. Namun, kurangnya perawatan atau kelalaian teknis kecil saja dapat memicu tragedi mengerikan—mulai dari sangkar lift anjlok terjun bebas, pintu macet, hingga kegagalan sistem pengereman. Melalui Pelatihan Teknisi K3 Elevator dan Eskalator, kamu akan dibekali keahlian pemeliharaan preventif, identifikasi komponen keselamatan, serta mengantongi lisensi teknis resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Program ini dirancang khusus untuk mencetak teknisi andal yang mampu memastikan kelayakan operasi pesawat lift, mengeksekusi prosedur tanggap darurat (rescue), dan menjamin keselamatan pengguna sesuai standar hukum keselamatan kerja yang berlaku.
Seiring dengan pesatnya pembangunan gedung bertingkat, perkantoran, dan pusat perbelanjaan, keberadaan elevator (lift) dan eskalator menjadi tulang punggung mobilitas vertikal sehari-hari. Sayangnya, mobilitas masif ini sering kali dibayangi oleh risiko kecelakaan yang mengancam nyawa. Insiden seperti tali kawat baja putus, korsleting sistem kelistrikan, hingga penumpang yang terjebak berjam-jam umumnya bermuara pada satu masalah utama: kelalaian pemeliharaan oleh teknisi yang tidak memiliki kualifikasi standar.
Untuk menekan risiko kecelakaan fatal tersebut, Pemerintah Indonesia secara ketat mengatur pengelolaannya melalui Permenaker No. 06 Tahun 2017 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Elevator dan Eskalator. Regulasi ini mewajibkan setiap pengelola gedung maupun vendor instalasi untuk memastikan bahwa perakitan, perawatan, perbaikan, hingga pengoperasian alat angkut ini hanya dilakukan oleh personel yang telah lulus uji kompetensi dan bersertifikat sah di mata hukum.
Menjawab urgensi pemenuhan kompetensi tersebut, Upaya Riksa Patra menyelenggarakan Pelatihan Teknisi K3 Elevator dan Eskalator dengan lisensi resmi Kemnaker RI. Selama 6 hari pembinaan intensif secara Full Offline, para peserta akan dibimbing langsung oleh instruktur ahli untuk membedah anatomi lift secara mendalam. Kamu akan diajarkan tata cara menguji kelayakan komponen pengaman, merakit instalasi kelistrikan, melakukan penilaian risiko, hingga mengeksekusi prosedur pertolongan pertama pada insiden kecelakaan. Sebuah investasi keahlian yang sangat berharga untuk menjamin reputasi dan keamanan fasilitas bangunan Anda.
Durasi, Waktu & Sistem Pembinaan
Durasi : 6 hari
Waktu : 08.00 s.d selesai
Sistem Pembinaan : Full Offline
A: Pelatihan ini sangat diwajibkan bagi teknisi pemeliharaan gedung (building maintenance), vendor pemasangan/perbaikan lift, staf engineering mekanikal & elektrikal (MEP), hingga personel HSE yang mengawasi operasional lift di perusahaan.
A: Operator bertugas untuk mengoperasikan lift sehari-hari dan melakukan pemeriksaan visual dasar. Sedangkan Teknisi memiliki wewenang lebih tinggi untuk membongkar, merakit, merawat mesin, memperbaiki kerusakan, dan melakukan simulasi rescue penumpang yang terjebak.
A: Mengingat kompleksitas dan tingginya risiko teknis alat ini, pembinaan diselenggarakan secara intensif selama 6 hari kerja (08.00 - 17.00 WIB) menggunakan metode Full Offline Training. Hal ini agar peserta bisa langsung melakukan bedah komponen dan praktik perbaikan di lapangan.
A: Tentu saja. Setelah menuntaskan pelatihan dan dinyatakan lulus oleh tim penilai, peserta akan mengantongi Sertifikat Kompetensi serta Lisensi resmi (Buku Kewenangan) yang diterbitkan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.