Sertifikasi KEMNAKER RI
Bekerja dengan bahan kimia berbahaya ibarat mengelola bom waktu jika tidak ditangani oleh ahlinya. Paparan gas beracun, tumpahan cairan korosif, hingga risiko ledakan reaktor dapat melumpuhkan operasional perusahaan dan mengancam nyawa dalam sekejap. Melalui Pelatihan Ahli K3 Kimia, kamu akan ditempa menjadi pakar yang mampu merancang sistem pengendalian bahan kimia, menyusun prosedur tanggap darurat, serta mengantongi lisensi tingkat tinggi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Program ini dirancang khusus untuk mencetak expert garda terdepan yang siap memimpin implementasi SMK3, mengevaluasi bahaya toksikologi industri, dan memastikan kepatuhan hukum perusahaan Anda di sektor industri berisiko tinggi.
Pelatihan Ahli K3 Kimia, merupakan pembinaan yang diprogram oleh Kementrian Ketenagakerjaan RI.
Persyaratan Peserta
Di balik pesatnya inovasi industri manufaktur, pertambangan, dan migas, penggunaan bahan kimia berbahaya (Hazardous Chemicals) menyimpan potensi bencana katastropik yang luar biasa besar. Kebocoran gas beracun atau ledakan bahan kimia tidak hanya bisa mengancam nyawa ratusan pekerja, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan sekitar yang berujung pada penutupan paksa operasional pabrik. Menghadapi risiko masif ini, perusahaan tidak bisa sekadar mengandalkan prosedur standar atau coba-coba.
Pemerintah Indonesia menanggapi serius potensi bahaya laten ini melalui Kepmenaker No. 187/Men/1999 tentang Pengendalian Bahan Kimia Berbahaya di Tempat Kerja. Regulasi ini secara tegas mewajibkan setiap perusahaan yang menyimpan, memakai, atau memproduksi bahan kimia dalam kuantitas tertentu untuk memiliki seorang Ahli K3 Kimia yang tersertifikasi. Sosok ini adalah ujung tombak keselamatan yang memiliki wewenang untuk mengevaluasi risiko, menentukan metode pengendalian teknis, dan memastikan seluruh pekerja terlindungi dari paparan toksik.
Untuk membantu perusahaan memenuhi standar kepatuhan hukum tertinggi tersebut, Upaya Riksa Patra menyelenggarakan Pelatihan Ahli K3 Kimia dengan lisensi resmi dari Kemnaker RI. Selama 12 hari pembinaan intensif melalui metode Full Online Training, peserta akan dibimbing langsung oleh instruktur dari kementerian dan praktisi industri. Kamu akan membedah tuntas tentang toksikologi, higiene perusahaan, teknik inspeksi fasilitas kimia, hingga pengendalian bahaya besar (Major Hazard Control) agar kelak siap menjadi perisai utama keselamatan di perusahaan.
Durasi : 12 Hari
Waktu : 08.00 s.d 17.00 WIB
Metode Training : Full Online Training
Instruktur yang akan memberikan materi terkait training Ahli K3 Kimia, ini, adalah instruktur dari Disnakertrans, Kementrian Ketenagakerjaan RI, Hiperkes dan Praktisi yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya yang sudah sering memberikan materi dalam setiap penyelenggaraan pembinaan Ahli K3 Kimia.
A: Pelatihan ini sangat krusial bagi manajer HSE, Safety Officer, supervisor produksi di pabrik kimia, analis laboratorium, hingga personel yang ditunjuk perusahaan untuk mengawasi fasilitas penyimpanan dan penggunaan bahan kimia berbahaya.
A: Karena ini adalah jenjang "Ahli", persyaratannya cukup ketat. Peserta minimal berpendidikan S1 dengan pengalaman kerja di bidang terkait sekurang-kurangnya 2 tahun, atau D3/Sederajat dengan pengalaman kerja di bidang keahliannya minimal 4 tahun.
A: Pembinaan ini diselenggarakan secara intensif dan mendalam selama 12 hari kerja (08.00 - 17.00 WIB) menggunakan metode Full Online Training (via Zoom & Google Classroom). Praktik kunjungan lapangan (Plant Visit) akan diarahkan secara mandiri di perusahaan peserta masing-masing.
A: Tentu saja. Peserta yang dinyatakan lulus evaluasi akan mendapatkan Sertifikat, Kartu Tanda Kewenangan (Lisensi K3), serta Surat Keputusan Penunjukan (SKP) sebagai Ahli K3 Kimia yang diterbitkan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.