Upaya Riksa Patra (URP) – Jadwal Pelatihan Teknisi Perancah 2026 menjadi informasi penting bagi perusahaan konstruksi dan industri yang membutuhkan tenaga kerja kompeten untuk pekerjaan scaffolding. Pelatihan ini ditujukan bagi teknisi atau pekerja yang menangani pemasangan, pembongkaran, pemeriksaan, dan pekerjaan teknis perancah.
Upaya Riksa Patra menyediakan Pelatihan Teknisi Perancah dengan jadwal sepanjang 2026. Program dilaksanakan selama 4 hari dengan metode blended, serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sertifikasi yang diberikan mengikuti skema dan ketentuan yang berlaku.
Jadwal Pelatihan Teknisi Perancah 2026
Berikut Jadwal Pelatihan Teknisi Perancah 2026 yang dapat digunakan sebagai referensi penyusunan training plan perusahaan.
| Bulan | Jadwal |
|---|---|
| Januari | 27–30 Jan |
| Februari | 10–13 Feb, 24–27 Feb |
| Maret | 10–13 Mar |
| April | 7–10 Apr, 21–24 Apr |
| Mei | 5–8 Mei, 19–22 Mei |
| Juni | 9–12 Jun, 23–26 Jun |
| Juli | 7–10 Jul, 21–24 Jul |
| Agustus | 4–7 Agu, 19–21 & 24 Agu |
| September | 8–11 Sep, 22–25 Sep |
| Oktober | 6–9 Okt, 20–23 Okt |
| November | 10–13 Nov, 24–27 Nov |
| Desember | 8–11 Des |
Durasi: 4 hari (Blended) atau gabungan antara metode online dan offline (praktek)
Jadwal dapat berubah menyesuaikan kuota dan ketentuan penyelenggaraan. Perusahaan yang memiliki banyak peserta juga dapat mempertimbangkan pelaksanaan in-house training sesuai kebutuhan proyek dan lokasi kerja.
Lebih lengkap Pelatihan Teknisi Perancah Sertifikasi sesuai Regulasi di URP, Silakan klik di sini untuk mendapatkan informasi biaya dan penawaran sesuai kebutuhan perusahaan.
Siapa yang Membutuhkan Pelatihan Teknisi Perancah?
Program ini relevan bagi tenaga kerja dan perusahaan yang terlibat dalam pekerjaan scaffolding, seperti:
- Teknisi perancah atau scaffolder
- Petugas scaffolding
- Pekerja erection dan dismantling
- Pekerja konstruksi
- Teknisi maintenance
- Teknisi instalasi dan fabrikasi
- Personel HSE
- Supervisor konstruksi
- Supervisor proyek
- Personel yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan scaffolding
Pelatihan juga penting bagi perusahaan yang menggunakan scaffolding dalam pekerjaan konstruksi, maintenance, instalasi, manufaktur, pembangkit, dan berbagai sektor industri lainnya.
Materi Pelatihan Teknisi Perancah
Materi Pelatihan Teknisi Perancah mencakup aspek K3, teknik scaffolding, pemeriksaan, serta penerapan kerja aman.
| Kelompok Materi | Materi |
|---|---|
| Dasar K3 Perancah | Dasar-dasar K3 |
| Regulasi K3 terkait konstruksi dan perancah | |
| Identifikasi bahaya pekerjaan scaffolding | |
| Penilaian dan pengendalian risiko | |
| Prosedur kerja aman | |
| Penggunaan APD | |
| Teknik Pemasangan dan Pembongkaran Scaffolding | Jenis dan komponen scaffolding |
| Fungsi komponen perancah | |
| Pemeriksaan material sebelum digunakan | |
| Erection atau pemasangan perancah | |
| Dismantling atau pembongkaran perancah | |
| Bracing dan pengikatan | |
| Platform kerja | |
| Akses naik dan turun | |
| Stabilitas perancah | |
| Batas penggunaan dan beban kerja | |
| Pemeriksaan Perancah | Pemeriksaan kondisi komponen |
| Identifikasi kerusakan dan ketidaksesuaian | |
| Pemeriksaan perubahan atau modifikasi struktur | |
| Pemeriksaan akses dan platform | |
| Pemeriksaan berkala dan setelah kondisi tertentu |
Materi tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui bagaimana pekerjaan scaffolding dilakukan dengan memperhatikan keselamatan pekerja dan stabilitas perancah.
Bedanya Teknisi Perancah dan Supervisi Perancah
Teknisi Perancah berfokus pada pelaksanaan pekerjaan teknis scaffolding, seperti erection, dismantling, pemeriksaan komponen, serta penerapan prosedur kerja aman.
Sementara Supervisi Perancah mempunyai ruang lingkup tanggung jawab yang lebih luas, terutama terkait pengawasan, perencanaan, pemeriksaan, dan pengujian perancah sesuai persyaratan yang berlaku.
Karena itu, perusahaan harus memilih pelatihan berdasarkan tugas, tanggung jawab, kompetensi, dan kewenangan personel.
Baca juga: Inilah Perbedaan Teknisi Perancah dan Supervisi Perancah yang Wajib Dipahami Sebelum Ikut Pelatihan
Mengapa Perusahaan Perlu Mengikuti Pelatihan Teknisi Perancah?
Scaffolding merupakan struktur sementara yang digunakan untuk mendukung pekerjaan pada ketinggian. Kesalahan dalam pemasangan, pemeriksaan, penggunaan, maupun pembongkaran dapat menyebabkan kecelakaan serius.
Dengan mengikuti Pelatihan Teknisi Perancah, tenaga kerja mendapatkan pemahaman mengenai cara bekerja dengan scaffolding secara lebih aman dan terstruktur.
Bagi perusahaan, pelatihan juga dapat menjadi bagian dari program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan pengendalian risiko K3, terutama pada proyek yang memiliki aktivitas scaffolding secara rutin.
Cek Jadwal Pelatihan Teknisi Perancah 2026 di Upaya Riksa Patra (URP)
Perancah yang tidak dirancang, dipasang, dan diperiksa dengan benar dapat membahayakan pekerja dan menghentikan pekerjaan. Pastikan personel perancah memiliki kompetensi teknis dan memahami prosedur K3 sebelum bekerja.
Program Pelatihan Teknisi Perancah ditujukan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan scaffolding, mulai dari pengenalan komponen, pemasangan, pembongkaran, pemeriksaan hingga penerapan keselamatan kerja.
Pantau Jadwal Pelatihan Teknisi Perancah 2026, dan silahkan melakukan konfirmasi mengenai jadwal kelas, kuota, lokasi, persyaratan peserta, biaya, materi, dan sertifikasi sesuai regulasi yang berlaku.
FAQ Jadwal Pelatihan Teknisi Perancah 2026
Apakah URP menyediakan tempat penginapan untuk peserta dari luar kota?
Ya. Bagi yang berminat, URP menyediakan Guest House untuk peserta dari luar kota. URP juga dapat merekomendasikan lokasi penginapan yang terdekat dari tempat pelatihan bilamana Guest House penuh terisi atau telah dipesan oleh peserta lain. Silahan booking Guest House minimal H-5 sebelumnya.
Apakah ada kemungkinan tidak lulus ujian?
Ya, peserta yang belum memenuhi kriteria kelulusan ujian dapat dinyatakan belum lulus. Namun, peserta berkesempatan mengikuti ujian ulang (remidi) dalam waktu maksimal hingga 3 bulan berikutnya sesuai ketentuan program. Namun, jangan khawatir! URP siap membantu dan mendampingi peserta agar dapat mempersiapkan diri kembali dengan lebih baik untuk mengikuti ujian ulang.
Berapa lama pengalaman kerja yang dibutuhkan untuk mengikuti Pelatihan Teknisi Perancah?
Peserta umumnya dipersyaratkan memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun sebagai scaffolder atau pekerja pemasangan perancah. Persyaratan dan dokumen pendukung akan disesuaikan dengan ketentuan program pelatihan yang berlaku.
Apakah terdapat ujian praktik dalam Pelatihan Teknisi Perancah?
Ya. Pelatihan Teknisi Perancah mencakup ujian praktik untuk menilai kemampuan peserta dalam menerapkan prosedur kerja perancah secara aman. Ujian praktik dilakukan dengan pengawasan tenaga ahli dan/atau praktisi berpengalaman, sehingga keterampilan peserta dapat dinilai berdasarkan pelaksanaan pekerjaan dan aspek keselamatan.
Apakah sertifikat pelatihan dapat digunakan sebagai bukti kompetensi di perusahaan?
Bisa. Selain untuk keperluan pemenuhan regulasi, dokumen yang diperoleh dapat menjadi bagian dari bukti pelatihan dan kompetensi personel. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis sertifikasi, skema program, serta persyaratan kompetensi yang ditetapkan perusahaan atau proyek.




