Pelatihan Operator Scissorlift, Boomlift, Manlift – Upaya Riksa

Sertifikasi KEMNAKER RI

Bekerja di ketinggian menggunakan alat berat seperti scissor lift, boom lift, maupun man lift memiliki risiko kecelakaan yang sangat fatal. Kegagalan fungsi hidrolik, manuver di medan miring yang memicu alat terguling (tip-over), hingga bahaya tersengat listrik udara dapat mengancam nyawa seketika. Melalui Pelatihan Operator K3 Scissorlift, Boomlift, Manlift, kamu akan dibekali teknik pengoperasian yang presisi, prosedur stabilitas keranjang (platform), serta mengantongi Surat Izin Operasi (SIO) resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

Program ini dirancang khusus untuk mencetak operator andal yang mampu bermanuver di area sempit atau sulit dijangkau secara aman, melindungi aset perusahaan, dan menjamin kepatuhan penuh terhadap regulasi keselamatan kerja nasional.

Pelatihan Operator K3 Scissorlift, Boomlift, Manlift, merupakan pembinaan yang diprogram oleh Kementrian Ketenagakerjaan RI.

Persyaratan Peserta

  • Scan Ijazah Asli dengan Minimal Pendidikan SMA/Sederajat;
  • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  • Scan Pas Foto dengan Background Merah;
  • Surat Keterangan Kerja (Bagi utusan dari Perusahaan);
  • Surat Pernyataan Blended Training (Format disediakan).

Pendahuluan

Di berbagai sektor seperti konstruksi, pemeliharaan gedung (MEP), hingga instalasi logistik, bekerja di tempat tinggi merupakan rutinitas harian yang menantang. Untuk menjangkau area sulit, penggunaan pesawat angkat bertenaga seperti scissor lift, boom lift, dan man lift menjadi solusi utama. Namun, alat-alat ini sangat sensitif terhadap perubahan pusat gravitasi. Kesalahan manuver, beban keranjang yang berlebih, pijakan outrigger yang tidak stabil, atau bahkan tiupan angin kencang sering kali memicu insiden alat terguling yang berakibat fatal bagi operator di atasnya.

Demi menekan angka kecelakaan kerja fatal di ketinggian, Pemerintah Indonesia memberlakukan pengawasan ketat melalui regulasi terbaru Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Regulasi ini secara eksplisit mewajibkan perusahaan untuk memastikan armada lifter-nya hanya dioperasikan oleh personel yang telah lulus uji kompetensi dan memiliki Lisensi (SIO) yang sah di mata hukum.

Sebagai langkah proaktif untuk membantu pemenuhan kepatuhan hukum tersebut, Upaya Riksa Patra menyelenggarakan Pelatihan Operator K3 Scissorlift, Boomlift, Manlift bersertifikasi Kemnaker RI. Selama 3 hari pembinaan dengan metode Blended Training, peserta akan ditempa secara komprehensif oleh instruktur ahli. Kamu tidak sekadar diajarkan cara menekan tuas kontrol, melainkan menguasai perhitungan beban, pemeriksaan sistem hidrolik & mekanik, teknik stabilisasi unit, hingga simulasi manuver aman untuk memastikan setiap pekerjaan di ketinggian dapat diselesaikan dengan zero accident.

Tujuan Pembinaan

  • Menjelaskan tentang peraturan dan perundangan yang berlaku;
  • Meningkatkan kompetensi operator alat berat;
  • Menjelaskan dan melaksanakan keselamatan kerja pengoperasian alat scissorlift;
  • Menjelaskan tentang fungsi perlengkapan alat/pesawat angkat dan angkut;
  • Melaksanakan pengoperasian alat angkat angkut dengan aman;
  • Menjelaskan dan melaksanakan perawatan dan pemeriksaan sesuai anjuran pabrik;
  • Meminimalkan resiko kecelakaan kerja;
  • Mendapatkan pengakuan berupa Lisensi dari Kemenaker RI.

Durasi, Waktu & Metode Pembinaan

Durasi                    : 3 Hari

Waktu                    : 08.00 s.d 17.00 WIB

Metode Training : Blended Training (Gabungan Training Online & Offline)

Instruktur

Instruktur yang akan memberikan materi terkait training Operator K3 Scissorlift, Boomlift, Manlift, ini, adalah instruktur dari Disnakertrans, Kementrian Ketenagakerjaan RI dan Praktisi yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya yang sudah sering memberikan materi dalam setiap penyelenggaraan pembinaan Operator K3 Scissorlift, Boomlift, Manlift.

FAQ Pelatihan Operator Scissorlift, Boomlift, Manlift

Q: Siapa saja yang wajib mengikuti sertifikasi operator ini?

A: Pelatihan ini sangat diwajibkan bagi pekerja konstruksi, teknisi maintenance gedung, staf instalasi (MEP), operator alat berat, hingga personel HSE yang area kerjanya sering melibatkan pekerjaan di ketinggian menggunakan pesawat angkat.

Q: Apa perbedaan utama antara Scissor Lift, Boom Lift, dan Man Lift?

A: Scissor Lift bergerak lurus secara vertikal (naik-turun) dan cocok untuk beban/area luas. Boom Lift memiliki lengan mekanis panjang yang bisa bermanuver melewati rintangan untuk menjangkau area sulit. Sedangkan Man Lift berukuran lebih ringkas, biasanya digunakan untuk satu orang di area indoor yang sempit.

Q: Berapa lama durasi pembinaan dan bagaimana metode pelaksanaannya?

A: Pembinaan ini diselenggarakan secara intensif selama 3 hari kerja (08.00 - 17.00 WIB) menggunakan metode Blended Training. Sesi teori regulasi dibahas secara online, sementara praktik manuver, inspeksi harian, dan ujian evaluasi dilakukan secara tatap muka (offline).

Q: Apakah lisensi SIO yang didapatkan sah secara hukum nasional?

A: Tentu saja. Setelah menuntaskan pelatihan dan dinyatakan kompeten melalui ujian praktik, peserta akan mengantongi Sertifikat Kompetensi serta Lisensi berupa Surat Izin Operasi (SIO) yang diterbitkan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.